senja

Tinggalkan komentar

aku siang yang membara, kala semua karya terjelma. tak peduli berapa peluh terbuang dan seberapa keras terbanting tulang.
kau malam temaram. penuh misteri dalam senyap. waktunya semua berhenti dan lelap, jangan ada kata terucap.

tak pernah kita bertemu lebih lama dari senja. tak pernah cukup waktu untuk saling bercerita.

pada senja, kita menyatu dan bercinta.

 

wedding reunion

Tinggalkan komentar

two days ago i went to my friend’s wedding. my dormitory senior, actually. it was the first wed of my dorm sisterhood.
splashing thought inside my head, about our past and future. it’s fun, to met our old pal. more like family for me because we lived at least for two or three years in a same house, eat same food, study in same room, share cries, tears, story, happiness, snack, exchange wardrobe, pray together, etc etc. facts that we’ve been grown up surprise me a little bit. some girls have work, being a woman, ready to married, the boyish become the feminine. i realize we’re all gone different. our life is not in that ‘house’ anymore, even my memory stays that way. we couldn’t talk at same line, or laugh at same stupid things. we don’t walk same path anymore. but still, they are my sisters. i miss them already.
i went with my boyfriend, by my father’s car because i have to pick up the rest of ‘rafaela’ first.
i hope someday i can meet them in complete member, remembering our past and laugh together, over over and over…

*happy wedding, tante dee..=)
*rafaela= rara, adit, flori, andien, ebiet, ola
*sorry i can’t put any photos of the wedding.

begini caraku mengenangmu

Tinggalkan komentar

dalam dekapan sunyi aku merindu. pada jarak dan waktu yang terus melebar. bukan segala damba kuingini. melempar kata di ruang hampa. tak perlu raga. biar hilang bersama hembusan nafas lega.

begini caraku mengenangmu. lewat udara yang kuhirup. lewat jalanan tua yang menyimpan jejak kaki kita. dan awan kelabu yang membatu pada bentuknya.

peluk

Tinggalkan komentar

hangatnya pelukmu adalah rumah yang kurindu dan selalu kutuju…

farewell

Tinggalkan komentar

delapan putaran sebelum perpisahan

yang kutau hanya bercerita

hingga habis pasokan kata

dan mulut tak lagi berbahasa

yang kutau hanya tertawa

menimbun semua suka

agar tak habis dalam masa

dan wajah – dan senyum – dan mata

yang selalu terekam

sosok asing yang membuatku jatuh cinta

selamat ulang tahun

Tinggalkan komentar

detik ini
ada yang ingin kusampaikan
tak bisa kutitipkan
pada angin yang berbisik

walau sekedar kata
hanya sederhana
dan mungkin telah beribu kau terima

karna hari ini
dunia pun tersenyum dan ikut tertawa
hanya untukmu
katakan pada bintang-bintang
harapan terdalam
sebelum ia pulang

bahagia s’moga slamanya
kuturut doa untukmu
yang tercinta
“selamat ulang tahun”

buat siapa aja yang lagi ulang tahun..met ultah ya^^

struggle Jakarta

Tinggalkan komentar

lamaaaaa banget ga nulis blog. tau2 udah tua aja..
lagi magang di global tv 2 bulan. baru 1minggu udah kangen banget sama Jogja. kangen temen2, kangen suasananya, kangen keteraturannya, n yang pasti kangen pacar yang ditinggal disana ;p
baru kali ini aq di jakarta lebih dari 1 minggu. benar2 kota untuk para pejuang. beda banget sama Jogja yang untuk para penikmat hidup!!
tp doakan ya, semoga 2 bulan ini terlewati dengan baik..huhu

see ya^^

surat cinta untuk sahabat

Tinggalkan komentar

Kepada kamu,

Aku masih menghitung telah berapa lama kita bersama. Tapi bahkan jari-jariku tidak cukup banyak. Kurasa kita telah saling mengenal sebelum kita dilahirkan.

Tidak perlu kukatakan apa saja yang telah kamu lakukan untukku, dan betapa itu semua menjadi sangat berharga.  Betapa aku menyayangimu dan akan sangat sedih kehilanganmu.

Ingat ketika kita berhasil menonton konser di stadion dekat rumahmu tanpa membeli tiket? Akting kamu benar-benar seperti aktor handal. Atau ketika kamu berlari sepanjang lorong rumah sakit seperti orang kesurupan menggendongku yang hampir pingsan? Rupa persahabatan menjadi nyata di mataku pada dirimu.

Kamu bisa memberiku kebahagiaan melebihi apapun di dunia ini. Tapi kamu juga pernah meninggalkanku sendirian dan kesepian. Tidak ada sapaan pagi, tidak ada tur keliling kota malam minggu, tidak ada sesi curhat tiap malam, tidak ada lelucon, yang walaupun garing setengah mati, tetap bisa membuatku tertawa. Tiap kutanya, kamu selalu bilang tidak ada apa-apa. Tapi aku tahu dari teman-teman, kamu dalam misi pengejaran seorang cewek. Huuh, seberapa pentingkah dia sampai-sampai kamu melupakan aku? Mama saja sampai heran, tidak biasanya kamu absen ke rumah selama sebulan.

Ulang tahunku, menjadi hari yang berbeda dari hari-hari lainnya. Bahkan dari tahun-tahun sebelumnya. Ritualnya sama, make a wish, tiup lilin, menggantung burung kertas di depan jendela. Aku percaya saja bahwa burung itu akan membawa permohonanku ke langit, gara-gara kamu yang menceritakannya. Semua sama, hanya saja semua terasa lebih istimewa. Setiap sentuhan menjadi lebih berharga.

Aku gak tahu apa yang membuatnya begitu. Kamu, gayamu, semuanya sama. Tapi entah kenapa rasanya kamu berbeda. Melihatmu, seolah seluruh nuraniku berkata aku akan merasa lebih takut kehilanganmu dari sebelum-sebelumnya.

Berhari-hari, berminggu-minggu aku mencoba menafsirkan keanehan ini. Lebih aneh lagi ketika hatiku berdebar melihatmu berdiri di depan kelas, memicingkan mata mencari gerombolan temanmu di lapangan. Atau ketika kamu menggandeng tanganku menyeberang jalan. Perhatian yang biasa, tapi rasanya tidak biasa.

Berkali-kali aku mencoba mengingkari ketika hatiku menyebutkan satu alasan : aku jatuh cinta pada sahabatku.

Benarkah itu? Aku mencari penjelasan logis dari semuanya.

Hingga pada akhirnya aku menyerah. Perasaan itu terus saja berpolah, meski dikurung dalam peti berkunci besi.

Aku telah mematahkan prinsipku sendiri : tidak akan jatuh cinta pada sahabat. Tapi ayolah, bahkan aku sendiri pun tidak bisa menahannya untuk tumbuh.

Hanya itu, alasan satu-satunya untuk semua keanehan ini. Hanya itu, yang bisa aku sampaikan padamu.

-sahabatmu-

letter

con il pieno d’amore…

Tinggalkan komentar

aq berjalan di sampingmu
tapi tak ada yang kau lakukan
tidak memegang tangan seperti ketika Cinta pergi bersama Rangga untuk pertama kali
atau merangkul pundak seperti seorang jagoan
tapi kau berpindah ke sisi kiri saat kita menyebrang
dan berjalan di sisi luar saat kita menyusuri pinggir jalan

aq berdiri di sampingmu
ketika kau bertemu teman-temanmu
aq merasa asing, kau tau itu
dan kau menatap mataku
seolah berkata, “ayo kita pergi dari sini”

tak apa,,
cuma satu yang membuatku akan tetap di sampingmu
yaitu bahwa kau ada di sini untukku
hanya karena aq

con il pieno d’amore…

always with you

always with you

tolong…

Tinggalkan komentar

aku kehilangan alasan…

tolong ingatkan aku,

knapa aku berpikir seperti ini? knapa hubungan ini jadi seperti ini? knapa aku mati-matian ingin melupakannya? knapa status sebagai perempuan memberatkan posisiku juga harga diriku?

sementara aku tidak lagi menemukan alasan,

tolong katakan padanya,

bahwa aku berharap semua akan berjalan seperti semula,

baik-baik saja…

dan aku bisa  menjadikannya sahabat nyata.

Entri Lama

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.